Kasus Andi Arief Dinilai Berpengaruh Negatif untuk Partai Demokrat



Kasus narkoba yang membelit Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief dinilai akan berpengaruh negatif pada citra Partai Demokrat yang berlambang bintang merci oleh Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin.

“Merusak citra Demokrat iya. Sedikit banyak akan berdampak pada citra Demokrat,” kata Ujang saat berbincang dengan AKURAT.CO di Jakarta, Senin (3/3/2019).

Tetapi Ujang Komarudin Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) Jakarta itu menilai kasus yang ada tersebut tidak akan emberikan pengaruh yang besar pada suara yang akan didapatkan Partai Demokrat pada ajang pemilihan legislatif 2019.

“Terkait merusak elektoral Demokrat atau tidak. Kasus AA tersebut tak akan terlalu berpengaruh. Karena sifatnya personal.  Sedangkan Demokrat itu sistem. Sistem kepartaiannya sudah jalan dan bergerak,” pungkasnya.

Dari sudut pandang lain, Andi Arief sendiri juga bukan pejabat eksekutof ataupun legislatif dengan itu tidak akan memberikan dampak yang signifikan.

“Sehingga tidak akan terlalu berpengaruh ke elektabiltas Demokrat di Pileg 2019,” jelasnya.


Berdasarkan foto yang beredar,tim Bareskrim menggeledah kamar yang ditempati Andi Arief termasuk menggeledah kamar mandi. Penggeledahan dilakukan terkait pencarian barang bukti narkoba. Dari foto yang beredar di media sosial terlihat sebuah closet di kamar hotel rusak.


Tidak hanya itu di kamar hotel juga diamankan alat hisap sabu dan beberapa rokok. Beredar kabar jika Andi Arief ditangkap bersama seorang wanita. Namun hingga kini belum bisa dipastikan siapa wanita tersebut.










Sumber: akurat.co

Comments

Popular posts from this blog

Bambang Brodjonegoro: Transportasi Publik Harus Segera Dibangun

KPU: Rekapitulasi Suara Tingkat Nasional Tidak Bisa Dilakukan Sekarang

Apakah SBY Dalang Dibalik Kasus Century?